Evaluasi Tingkat Kesiapan Pelayanan Publik Digital Pemerintah Desa Menggunakan E-Government Readiness Framework
DOI:
https://doi.org/10.70052/jka.v3i1.619Keywords:
Kesiapan Pelayanan Publik Digital, E-Readiness, Partisipasi masyarakatAbstract
Penelitian ini mengevaluasi kesiapan pelayanan publik di Desa Tamblang dengan E-government Readiness Framework, mencakup empat komponen utama: infrastruktur teknologi informasi (TI), kebijakan, keterampilan SDM, dan partisipasi masyarakat. Information dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis dengan skala Aydin dan Tasci menunjukkan bahwa pelayanan publik digital digital di Desa Tamblang berada pada kategori "tidak siap," dengan skor rata-rata 3,31. Komponen infrastruktur TI mencatat nilai 3,2, mengindikasikan keterbatasan perangkat keras, sementara kebijakan dan keterampilan SDM bernilai 3,82 dan 3,81, yang menunjukkan kesiapan moderat. Partisipasi masyarakat paling rendah dengan skor 2,41, mengindikasikan kurangnya keterlibatan. Strategi SWOT diusulkan untuk meningkatkan kesiapan melalui pendanaan pemerintah, kerja sama dengan universitas untuk pelatihan, pengadaan perangkat keras, dan program edukasi bagi masyarakat guna mengurangi resistensi terhadap layanan.
This study evaluates the readiness of public services in Tamblang Village with the E-government Readiness Framework, covering four main components: information technology (IT) infrastructure, policies, HR skills, and community participation. Information was collected through observations, interviews, and questionnaires. Analysis with the scale of Aydin and Tasci shows that digital digital public services in Tamblang Village are in the category of "not ready," with an average score of 3.31. The IT infrastructure component recorded a score of 3.2, indicating hardware limitations, while HR policies and skills scored 3.82 and 3.81, indicating moderate readiness. Community participation was the lowest with a score of 2.41, indicating a lack of involvement. The SWOT strategy is proposed to improve readiness through government funding, cooperation with universities for training, hardware procurement, and education programs for the community to reduce resistance to services.
References
Rahmadany, A. F., “Implementasi Pelayanan Publik Berbasis E-Government Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Di Indonesia”, Journal of Information Systems and Informatics ,2020. Tersedia : https://doi.org/https://doi.org/10.33701/jiapd.v13i1. 2042. Diakses : 02 Februari 2024
Heny, A., dan Nurdin, M., “Menuju Pemerintahan Terbuka (Open Government) Melalui Penerapan E Government”, Journal of Information Systems and Informatics, (Vol.5), 2021.
Kasiyani, D., “Trajektori Hubungan Negara Dan Masyarakat Di Indonesia Dalam Perspektif Administrasi Publik”, Jurnal Birokrasi & Pemerintahan Daerah, (Vol.4), 2022.
Sukomardojo T, Akbar, R. A., Aripin, Z., Amin, F., dan Fatmawati, E., “Transformasi Digital dalam Administrasi Publik dan Dampaknya terhadap Kesadaran Politik Ekonomi: Analisis Pendekatan Kualitatif dalam Connected Community”, Jurnal Birokrasi & Pemerintahan Daerah, 5(2), 2023.
Wirawan, V., “Penerapan E-Government dalam Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 Kontemporer di Indonesia”, Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 1(1), 2020.
Yahya, A. S., dan Setiyono, S., “Efektivitas Pelayanan Publik Melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Aplikasi Sp4n-Lapor” , Jurnal Media Birokrasi, 1–22, 2022.
Nurnaningsih, “Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Di Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng” , Jurnal Administrasi Publik, (Vol.3), 2022.
Endang, A., “Discretion And Responsbility Of Government Officials Based On Law Of State Administration” , In Jurnal Media Informatika Budidarma, 2021. [ Online]. Tersedia : https://doi.org/https://doi.org/10.25216/peratun.122021.223-244. Diakses : 23 Mei 2024
Mustika, E., “Analisis Efektivitas Pelaksanaan E Government Di Tingkat Kelurahan STIA-Lembaga Administrasi Negara Bandung”, Technology Acceptance Model, 2018. Tersedia : https://doi.org/10.30656/sawala.v6i1.520. Diakses : 10 Juli 2024
Rahma, Y., Nurhadryani, Y., dan Wahjuni, S., “Evaluasi Tingkat Kesiapan Infrastruktur Pemerintah Kota Bogor dalam Menunjang Penerapan e-Government”, Jurnal Media Birokrasi, 22, 2018.
Majapahit, S. A., dan Hexagraha, A., “Pengukuran E-Readiness Teknologi Informasi Pada Perangkat Pemerintahan Desa Panyocokan Jawa Barat Dalam Menuju Desa Berteknologi Informasi”, Journal of Information Systems and Informatics, 2021.
Aziza,N., Sudirman, Kondolayuk, M. L., Sriwahyuningrum, A., Cahaya, M. E., Astuti, L. S., et al., Metodologi penelitian 1: deskriptif kuantitatif., Bandung: Media Sains Indonesia, 2023.
Astuti, A. M. I., dan Ratnawati, S., “Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Pemasaran (Studi Kasus di Kantor Pos Kota Magelang 56100)” , Jurnal Ilmu Manajemen, Vol. 17, Issue 2, 2020.
Rachman, E. S., dan Noviyanto, B., “Pemanfaatan E-Government Pada Desa Wonokarto Untuk Meningkatkan Akurasi Dan Informasi Potensi Desa”,Technology Acceptance Model, 8(1), 45–50, 2017.
Rahma, Y., Nurhadryani, Y., dan Wahjuni, S., “Evaluasi Tingkat Kesiapan Infrastruktur Pemerintah Kota Bogor dalam Menunjang Penerapan e-Government”, Jurnal Media Birokrasi, 22, 2018
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gede Era Arta Wiguna (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.