Prosedural Versus Substantif: Dualisme Makna Transparansi Dalam Tata Kelola Dana Desa

Authors

  • Cut Syaila Chaerani Universitas Tadulako
  • Az -Zahrah Diva Celia Universitas Tadulako
  • Nina Yusnita Yamin Universitas Tadulako
  • Muhammad Din Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.70052/jeba.v3i2.1252

Keywords:

Dana Desa, Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat, Prosedural

Abstract

Keberhasilan pengelolaan Dana Desa (DD) sangat bergantung pada prinsip akuntabilitas dan transparansi yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menemukan makna transparansi dari perspektif kepala desa sebagai Pemegang Kekuasaan Pengeloaan Keuangan Desa dan masyarakat sebagai stakeholder. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mendalami pengalaman subjektif para informan. Hasil penelitian menemukan bahwa secara faktual, meskipun pemerintah desa telah melakukan praktik transparansi prosedural melalui musyawarah, publikasi dokumen anggaran, dan pelaporan. Namun masyarakat masih merasakan keterbatasan dalam akses dan pemahaman terhadap informasi anggaran desa. Penelitian ini menemukan adanya kesenjangan makna yang signifikan (meaning gap). Kepala Desa cenderung memaknai transparansi sebagai pemenuhan kewajiban administratif sesuai regulasi yang berlaku –transparansi prosedural–. Sebaliknya, masyarakat memaknainya sebagai akses informasi yang mudah dicerna, relevan, dan pelibatan aktif dalam pengawasan anggaran –transparansi substantif–.  Implikasi dari kesenjangan ini menunjukkan bahwa kepatuhan regulasi tidak otomatis menghasilkan kepercayaan publik dan partisipasi yang optimal. Untuk itu, perlunya penguatan komunikasi publik, penyederhanaan format informasi anggaran, dan peningkatan mekanisme pelibatan masyarakat yang dirancang secara inklusif.

 

The success of Village Fund (DD) management is highly dependent on the principles of inclusive accountability and transparency. This study aims to explore and discover the meaning of transparency from the perspective of village heads as holders of village financial management authority and the community as stakeholders. Using a qualitative method with a phenomenological approach to explore the subjective experiences of the informants. The results of the study found that in fact, although the village government has implemented procedural transparency practices through deliberations, publication of budget documents, and reporting, the community still feels limited in their access to and understanding  of village budget information. This study found a significant meaning gap. Village heads tend to interpret transparency as the fulfillment of administrative obligations in accordance with applicable regulations procedural transparency. Conversely, the community interprets it as access to information that is easy to digest, relevant, and active involvement in budget oversigh substantive transparency. The implication of this gap shows that regulatory compliance does not automatically result in public trust and optimal participation. Therefore, there is a need to strengthen public communication, simplify the format of budget information, and improve community involvement mechanisms that are designed to be inclusive.

References

Abdul Nasir, Nurjana, Khaf Shah, Rusdy Abdullah Sirodj, and M Win Afgani. 2023. “Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif.” Journal Of Social Science Research 3 (5): 4445–51.

Adelia. 2024. “Jurnal Pendidikan Integratif Jurnal Pendidikan Integratif.” Jurnal Pendidikan Integratif Jurnal Pendidikan 5 (3): 115–22.

Alvin, Ferry Andriyanto. 2025. “Principles of Village Fund Management With Good Governance.” Airlangga Development Journal 9 (1): 8–20. https://doi.org/10.20473/adj.v9i1.60293.

Amir, Andi Mattulada, And M Rudin. 2024. “Dana Desa Pada Desa Dampal Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Tahun Anggaran 2022 Analysis Of Accountability And Transparency Of Village Fund Management In Dampal Villages, Sirenja District , Donggala District Budget Year 2022,” 1638–47.

Asia, Nur, Usman Betan, and Paskah Ika Nugroho. 2021. “Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Desa Pendahuluan” 5 (April): 133–39.

Dewi, Dyah Evita, and Priyo Hari Adi. 2019. “Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Keuangan Dana Desa (Studi Kasus Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang).” Jurnal Ilmiah Edunomika 3 (02): 287–99. https://doi.org/10.29040/jie.v3i02.595.

Dewi, Dyah Evita, And Priyo Hari Adi. 2019. “Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Keuangan Dana Desa (Studi Kasus Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang).” Jurnal Ilmiah Edunomika 3 (02): 287–99. Https://Doi.Org/10.29040/Jie.V3i02.595.

Fadhilla, Rizky Arief, Mawaddah Irham, and Kamilah. 2024. “Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Penyaluran.” AKUA: Jurnal Akuntasi Dan Keuangan 3 (1): 38–47.

Hermanto, Bambang Agoes, Antoni, and Lela Rospida. 2024. “Transparency in Village Fund Management (A Case Study in the Bang Haji Subdistrict, Central Bengkulu Regency).” International Journal of Business and Applied Economics 3 (1): 35–54. https://doi.org/10.55927/ijbae.v3i1.7820.

Korstjens, Irene, and Albine Moser. 2018. “Series: Practical Guidance to Qualitative Research. Part 4: Trustworthiness and Publishing.” European Journal of General Practice 24 (1): 120–24. https://doi.org/10.1080/13814788.2017.1375092.

Putri, Putu Prema Sulistyaning, Rhosalina Damayanti, and Aprina Nugrahesthy Sulistya Hapsari. 2022. “Village Fund Allocation Practice: The Investigation of Accountability and Transparency.” Jurnal Ilmiah Akuntansi 6 (2): 455. https://doi.org/10.23887/jia.v6i2.40390.

Putri, Putu Prema Sulistyaning, Rhosalina Damayanti, and Aprina Nugrahesthy Sulistya Hapsari. 2022. “Village Fund Allocation Practice: The Investigation of Accountability and Transparency.” Jurnal Ilmiah Akuntansi 6 (2): 455. https://doi.org/10.23887/jia.v6i2.40390.

Rita, Andi Mattulada Amir, and Rudin M. 2024. “Analisis Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Desa Pada Desa Dampal Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Tahun Anggaran 2022.” Jurnal Intelek Insan Cendikia 1:1638–47.

Sudarsyah Asep. 2013. “Kerangka Analisis Data Fenomenologi (Contoh Analisis Teks Sebuah Catatan Harian).” Jurnal Penelitian Pendidikan.

Wardani, Ari Kusumah, Wawan Risnawan, Ahmad Juliarso, and Heri Kurniawan. 2024. “Public Trust in The Management of Village Fund by Village Government.” AAPA-EROPA-AGPA-IAPA International Conference 2024, no. 23, 152–59.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Chaerani, C. S., Celia, A. .-Z. D. ., Yamin, N. Y. ., & Din, M. . (2025). Prosedural Versus Substantif: Dualisme Makna Transparansi Dalam Tata Kelola Dana Desa. Jurnal Ekonomi Bisnis Antartika, 3(2), 204–213. https://doi.org/10.70052/jeba.v3i2.1252

Issue

Section

Articles